Selasa, 12 Februari 2013

Fermentasi Daun – Daun Hijau Untuk Pakan Ternak Kambing Etawa



Berikut ini saya akan bagi hasil survey tentang fermentasi daun – daun hijau untuk pakan ternak kambing Etawa di Desa Tlogogowo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo.
Pakan hijau yang melimpah saat musim penghujan bisa difermentasi sebagai persediaan pakan jika pakan hijau berkurang di musim kemarau. Fermentasi makanan ini terbuat dari daun hijau yang tidak disukai kambing pada saat musim penghujan seperti daun kopi dan daun kakao serta daun-daunan yang tidak beracun. Hasil fermentasi daun ini bisa bertahan selama satu tahun. Adanya fermentasi makanan ini bisa menghemat biaya pengeluaran pakan bagi anggota gapoktan. 
Kegiatan ini dilakukan oleh gabungan kelompok tani dari Kelompok Tani Desa Tlogoguwo bekerja sama dengan kelompok Tani Desa Donorejo. Berikut ini cara pembuatan fermentasi daun untuk pakan Kambing Etawa,
Bahan
  1. Terdiri dari rumput, daun kopi, daun kakao, daun mahoni
  2. Bahan daun-daun yang kambing tidak mau pada musim penghujan (daun yang tidak beracun dikumpulkan)
  3. Bahan ragi tape/jerami
  4. Tetes tebu
Cara Pembuatan
  1. Bahan Ragi jerami satu kali pembuatan, kira-kira 3 sendok makan
  2. campurkan Tetes tebu secukupnya, semakin banyak semakin bagus dan dilarutkan pada air 10 liter
  3. Rumput dan daun-daunan ditempatkan diatas tanah. Ketebalan daun – daun hijau 10 cm dari tanah dan diciprati lalu ditumpuk lagi dengan daun – daun hijau dengan ketebalan 10 cm. Ketebalan maksimal untuk pembuatan makanan fermentasi yaitu 70 cm dari permukaan tanah. Lebar  bisa disesuai dengan lokasi pembuatan
  4. Bahan – bahan yang telah dicampurkan diatas ditutup rapat sampai 1 minggu
  5. Setelah satu minggu, hasil fermentasi bisa dilihat. Bila makanan fermentasi terlalu kering maka ditambah larutan lagi, ciri-ciri makanan fermentasi yang sudah jadi yaitu ada jamur keabu-abuan di makanan fermentasi dan makanan fermentasi ternak berbau wangi
  6. Setelah makanan fermentasi jadi maka hasil fermentasi daun – daun tersebut diangin-anginkan sampai kering kemudian disimpan.
  7. Hasil fermentasi daun – daun tersebut bisa tahan sampai satu tahun.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar